Yuk, Kenali Secara Singkat Tentang Pengertian Kelumpuhan!

Ada banyak cedera dan penyakit umum yang dapat berdampak negatif pada kesejahteraan anda. Salah satu yang paling serius adalah kelumpuhan. Menderita kelumpuhan dapat menjadi pengalaman yang sangat traumatis yang mengakibatkan perubahan gaya hidup yang sangat drastis. Tapi tahukah anda pengertian dari kelumpuhan tersebut? 

Dilansir dari laman klikdokter, pengertian kelumpuhan atau paralisis ialah kehilangan fungsi menggerakan otot (motorik) dari salah satu bagian atau lebih banyak otot tubuh. Kondisi tersebut dapat disertai dengan kehilangan rasa atau sensori pada area tertentu. Kelumpuhan ini dapat terjadi secara permanen atau sementara, baik pada penderita yang hanya mengalami kelemahan maupun sama sekali tidak dapat menggerakan bagian tubuh tertentu.

Setelah mengetahui pengertian kelumpuhan, berikut adalah tipe kelumpuhan dan beberapa jenis kelumpuhan.

Tipe kelumpuhan dapat dibagi menjadi beberapa kelas tergantung dari:

  1. Lokasi

– Lokal, terjadi pada salah satu bagian tubuh seperti tangan atau wajah.

– Umum, terjadi di beberapa bagian tubuh.

– monoplegia, satu tangan atau kaki

– hemiplegia, satu tangan dan kaki pada sisi yang sama

– paraplegia, kedua kaki

– quadriplegia atau tetraplegia, kedua tangan dan kaki

  1. Tingkat keparahan
  2. Kelumpuhan dapat terjadi sebagian atau total

4 Durasi

  1. Flaccid atau Spastik

Berikut ini adalah beberapa kondisi yang dapat menyebabkan terjadinya kelumpuhan, dilansir dari alodokter.

  1. Stroke 

Stroke bisa menyebabkan kelumpuhan pada bagian salah satu sisi wajah, lengan, dan tungkai secara tiba-tiba.

  1. Bell’s Palsy

Penyakit ini menyebabkan kelumpuhan di salah satu sisi wajah secara tiba-tiba, tanpa disertai kelumpuhan di tempat lain.

  1. Cedera Otak

Benturan yang sangat keras di kepala dapat menyebabkan cedera atau gangguan fungsi otak, sehingga beresiko kelumpuhan di bagian tubuh mana pun, sesuai bagian mana otak yang rusak.

  1. Cedera Saraf Tulang Belakang

Kelumpuhan dapat terjadi karena diakibatkan cedera saraf tulang belakang yang dapat terjadi di tungkai saja, di lengan dan tungkai, atau kadang juga di otot dada. Kelumpuhan dapat terjadi secara perlahan atau mendadak, tergantung keparahan dari cedera yang didapat.

  1. Polio

Penyakit polio bisa menyebabkan kelumpuhan pada bagian lengan dan tungkai, hingga kelumpuhan otot pernapasan. Kelumpuhan dapat terjadi secara perlahan, setidaknya beberapa tahun setelah terinfeksi polio.

  1. Syndrom Guillian-Barre

Penyakit ini menyebabkan kelumpuhan di tungkai, serta dapat menyebar secara bertahap ke lengan dan wajah setelah beberapa hari atau minggu.

  1. Cerebral Palsy

Jenis kelumpuhan ini merupakan kondisi cacat lahir yang menyebabkan kelumpuhan di salah satu sisi tubuh, termasuk lengan dan tungkai. Kelainan ini disebabkan oleh gangguan perkembangan otak yang terjadi pada sang bayi di dalam kandungan.

  1. Multiple Sclerosis

Multiple Sclerosis dapat menyebabkan kelumpuhan di bagian wajah, lengan, atau tungkai dengan gejala yang hilang-timbul.

  1. Myasthenia Gravis

Serupa dengan multiple Sclerosis, myasthenia gravis juga menyebabkan kelumpuhan di wajah, lengan, atau tungkai dengan gejala yang hilang-timbul.

  1. Amyotrophic Lateral Sclerosis (ALS)

ALS menyebabkan gangguan saraf otak dan tulang belakang, sehingga penderitanya beresiko mengalami kelumpuhan di wajah, lengan, atau tungkai secara bertahap. ALS kadang menyebabkan kelumpuhan pada otot pernapasan.

Kelumpuhan dapat terjadi di bagian tubuh mana pun. Hal yang paling dikhawatirkan adalah 

Bila kelumpuhan tersebut bersifat permanen, atau yang paling parah bila kelumpuhan terjadi di otot pernapasan yang akan menyebabkan penderitanya berhenti bernapas.

Selain itu, penderita kelumpuhan dapat mengalami:

  1. Depresi
  2. Gangguan bicara dan menelan
  3. disfungsi seksual

Itulah penjelasan singkat mengenai pengertian kelumpuhan. Sudah paham?

eddye

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *